Hamilton harus menjadi 'pembalap' bukan 'rapper' untuk meraih gelar juara 2016

1 Maret - Hasil kejuaraan dunia 2016 akan sangat bergantung pada apakah Lewis Hamilton cukup terfokus.
Itulah pandangan dari Jacques Villeneuve, juara dunia 1997 dan sekarang menjadi pakar yang vokal, yang berpikir pertarungan tahun ini sekali lagi bisa menjadi perlombaan antara dua kuda antara yang berpakaian perak Mercedes driver.
"Untuk memahami apakah dia (Hamilton) atau Nico yang akan paling kompetitif, pertama-tama kita harus melihat apakah pikiran Hamilton lebih banyak tertuju pada para rapper daripada di lintasan, seperti yang terjadi pada balapan terakhir musim lalu," katanya.
"Kita harus melihat apakah dia merasa seperti seorang pembalap lagi," Villeneuve, berbicara pada peluncuran penyiar Italia Sky F1 cakupan untuk tahun 2016, ditambahkan.
Dikutip dari surat kabar La Repubblica, Villeneuve juga mengkritik Fernando Alonso, dengan alasan bahwa pembalap Spanyol itu telah menaikkan harga dirinya keluar dari pasar untuk mendapatkan kursi yang lebih kompetitif di F1.
Dalam bergerak menuju perjuangan McLaren-Proyek Honda, Villeneuve yang berusia 44 tahun berpendapat, "Dia membuat pilihan yang berisiko, tetapi kita tidak bisa berkata 'Oh kasihan' mengingat dia menghasilkan 30 juta setahun.
“Tentu saja, hanya sedikit pembalap yang akan menolak uang sebanyak itu, tapi Alonso harus membayar harga atas kesombongannya saat dia marah dengan Ferrari.
"Meskipun dia mengatakan dia membuat pilihan yang benar, tidak mungkin dia benar-benar berpikir seperti itu. Vettel telah melakukan yang lebih baik darinya karena dia membawa perdamaian ke Ferrari," dia menegaskan.
Adapun apakah Sebastian Vettel Villeneuve tidak yakin apakah ia benar-benar dapat menantang rivalnya yang berbaju perak pada tahun 2016.
“Menurut pendapat saya,” kata mantan Williams kata pengemudi, "Silver Arrows tidak pernah benar-benar didorong secara maksimal tahun lalu. Pastinya Ferrari akan membuat kemajuan, namun hal pertama yang harus dilihat adalah sejauh mana Mercedes berada pada."
Dan dia pikir rekan setim Vettel Kimi Raikkonen juga tidak bisa dihapuskan.
"Ia mungkin menjadi kejutan musim ini," kata Villeneuve, pembalap Prancis Kanada. "Tahun lalu ia menerima banyak kritik, tetapi ia adalah pembalap yang lebih serius dan lebih kuat dari sebelumnya."
Namun, Villeneuve tidak menilai Red BullPeluangnya, terutama karena Daniel Ricciardo.
"Dia sangat menderita karena tekanan," tuduhnya. "Begitu dia menjadi pembalap pertama, dia menghilang."















3 TERAKHIR F1 KOMENTAR PENGGEMAR

Lalat Shroppy on Italia GP Pratinjau: Tiga Kemenangan Berturut-turut untuk Norris? Tugas Berat Antonelli dan Harapan Ferrarijam 2 lalu 
Jere Jyrälä on Italia GP Pratinjau: Tiga Kemenangan Berturut-turut untuk Norris? Tugas Berat Antonelli dan Harapan Ferrarijam 2 lalu 
Jere Jyrälä on Argentina hanya bisa kembali jika ras lain tersingkir terlebih dahulu.jam 18 lalu
Semua F1 Komentar Penggemar