Sutil tidak menjanjikan masa depannya di Force India

Pada kesempatan grand prix ke-100 dalam kariernya dengan mobil yang sama Silverstone tim berbasis, Adrian Halus menolak untuk menjanjikan masa depannya kepada Paksa India.
Akhir pekan ini di Hungaria merupakan balapan ke-100 bagi pembalap berusia 30 tahun itu di Formula Satu, yang dimulai sejak sejarah tim tersebut sebagai Spyker, Midland, dan kemudian... Paksa India, yang membangkitkan kembali karier Sutil pada tahun 2013 meskipun ia dihukum karena tindak pidana penyerangan.
Meski begitu, ia tidak menutup kemungkinan adanya perubahan suasana pada tahun 2014.
"Masih terlalu dini untuk memikirkannya," kata Sutil kepada media Jerman. Motor Otomatis dan Olahraga.
"Saat saya siap, saya akan bicara dulu dengan (pemimpin tim) Vijay (Mallya)."
Sutil membiarkan pintu terbuka karena, meskipun Force India memiliki kekuatan yang solid, McLaren-mengalahkan performa tahun 2013, pembalap tersebut masih berusaha meraih podium pertama, meskipun itu hal yang sulit diraih.
"Perbedaan antara kami (Force India) dan tim-tim papan atas adalah bahwa untuk memiliki kesempatan naik podium, semua hal harus berjalan 110 persen," katanya.
"Tetapi tim-tim besar tetap bisa memperoleh hasil yang baik bahkan ketika mereka melakukan kesalahan."
Kesimpulan yang jelas dari komentar Sutil adalah pengakuannya bahwa, jika ia ingin maju secara signifikan, ia harus berpindah tim.
Ketika ditanya apakah ia dapat membayangkan Force India di posisi terdepan di F1, ia mengatakan kepada kantor berita SID: "Saya tidak tahu, tetapi tidak banyak tim yang lebih baik dari kami saat ini.
"Itu (pemindahan tim) adalah keputusan yang perlu Anda pertimbangkan secara matang.
"Jika suatu saat saya merasa tidak bisa memberikan yang terbaik bagi tim, maka saya akan berubah. Namun saat ini saya masih melihat banyak potensi.
"Saya ingin menang, entah itu dengan mobil merah, oranye, atau perak, itu nomor dua," kata Sutil.
Namun, ia mengakui bahwa jika kariernya berlanjut hingga 100 grand prix lagi, ia ingin mengingat kembali lebih dari satu pengalaman tim.
"Jika suatu hari nanti saya bisa mengenang 200 grand prix, alangkah menyenangkannya jika bisa berbicara tentang tim yang berbeda," kata Sutil.














3 TERAKHIR F1 KOMENTAR PENGGEMAR

Lalat Shroppy on Honda belum memberikan dukungan penuh untuk kembalinya mesin V8 di F1.jam 9 lalu 
Tidak ada seorangpun yang sempurna on Honda belum memberikan dukungan penuh untuk kembalinya mesin V8 di F1.jam 9 lalu 
Lalat Shroppy on Red Bull tetap bungkam mengenai kesepakatan baru Verstappen senilai 80 juta.jam 10 lalu
Semua F1 Komentar Penggemar