Sainz: Pengujian Pirelli terhadap sejumlah pembalap 'tidak adil'

28 Oktober - Carlos Sainz mengatakan "tidak adil" jika beberapa tim dan pembalap mendapatkan pengalaman awal menggunakan ban Pirelli yang lebih besar untuk tahun 2017.
Mercedes, Ferrari ke Red Bull telah memproduksi mobil uji berdasarkan mesin tahun 2015 mereka untuk mensimulasikan downforce dan cengkeraman lebih tinggi yang akan diproduksi tahun depan.
“Rasanya tidak adil jika ada pembalap yang sudah tahu seperti apa ban tersebut, dan ada yang tidak,” kata Sainz, yang mengemudi untuk Toro Rosso, kata penyiar Spanyol Movistar di Meksiko.
Ia mengatakan menurutnya Pirelli seharusnya memiliki cukup data untuk "membuat ban yang layak untuk balapan pertama dan kemudian mengembangkannya" setelah itu.
Jadi orang Spanyol itu mengatakan dia telah meminta Red Bull jika dia dapat bergabung dengan tim uji coba mendatang di Abu Dhabi.
"Saya telah menawarkan diri untuk melakukan uji coba di Abu Dhabi, karena saya akan memanfaatkan peluang apa pun yang ada. Namun, mungkin sudah agak terlambat," tambah Sainz.
Dia juga berbicara tentang pertarungan tiga balapan terakhir antara Lewis Hamilton ke Nico Rosberg untuk judulnya.
Sainz berkata: "Lewis masih punya peluang, meskipun memang benar Nico jauh di depan. Namun, meski Anda masih harus berjuang, kejuaraan tidak akan pernah dimenangkan."














3 TERAKHIR F1 KOMENTAR PENGGEMAR

Jere Jyrälä on Alpine Mengumumkan Susunan Pembalap 2027 dengan Colapintojam 4 lalu 
Jere Jyrälä on Sainz dan Albon menjelaskan mengapa mereka tetap bertahan di Williams.jam 4 lalu 
Jere Jyrälä on Tiga tim menguji ban 2027 beberapa hari sebelum spesifikasi resmi ditetapkan.jam 4 lalu
Semua F1 Komentar Penggemar