Prost: Rosberg benar-benar bisa memenangkan gelar sekarang

11 Oktober - F1 legenda Alain Prost berpikir Nico Rosberg sekarang berada pada posisi utama untuk memperjuangkan gelar pembalap pertamanya.
"Keunggulan 33 poin mulai menjadi penting," kata juara dunia empat kali itu kepada penyiar Prancis Canal Plus.
"Jauh lebih baik memiliki keunggulan itu dengan empat balapan tersisa daripada empat kemenangan yang diraihnya di awal musim.
"Dia harus mengelola keunggulan ini sekarang, dan masuk ke kondisi psikologis yang tidak selalu mudah," tambah Prost.
Memang ini merupakan situasi yang menarik bagi Rosberg, setelah dikalahkan oleh Mercedes rekan setimnya Lewis Hamilton pada tahun 2014 dan 2015.
Namun menurut pers Inggris, Hamilton kini dalam kondisi 'kehancuran' di tengah serangkaian perilaku aneh di Suzuka, dengan enam kemenangan pada tahun 2016 dibandingkan dengan sembilan kemenangan Rosberg.
"Bagaimana mungkin Anda tidak menjadi juara jika Anda telah memenangkan sembilan balapan? Itulah pertanyaannya Nico Rosberg berharap dia tidak harus menjawab pada akhir musim," kata L'Equipe Prancis.
"Tetapi petenis Jerman itu melakukan segala yang harus dilakukannya untuk meraih gelar dunia pertamanya."
Dan Rosberg membantah penafsiran bahwa dia baru saja berada di pole menang karena Hamilton sedang bangkit.
"Sudah lama sejak saya melihat Lewis benar-benar fokus dan termotivasi," tegasnya, menurut Marca.
Prost setuju bahwa pertarungan Rosberg belum berakhir.
“Tidak pernah mudah untuk mengelola keunggulan sebesar itu, terutama melawan Lewis Hamilton, yang mengira seluruh dunia menentangnya sekarang," katanya.
Terkait tuduhan bahwa Rosberg akan menjadi juara dunia yang 'beruntung', Prost tidak setuju tetapi ia mengatakan bahwa setiap pemenang musim membutuhkan setidaknya sedikit keberuntungan.
"Namun, hal itu masih bisa berubah," pria Prancis hebat itu memperingatkan. "Satu kali pensiun dan Lewis akan kembali berlaga."















3 TERAKHIR F1 KOMENTAR PENGGEMAR

Lalat Shroppy on Italia GP Pratinjau: Tiga Kemenangan Berturut-turut untuk Norris? Tugas Berat Antonelli dan Harapan Ferrarijam 2 lalu 
Jere Jyrälä on Italia GP Pratinjau: Tiga Kemenangan Berturut-turut untuk Norris? Tugas Berat Antonelli dan Harapan Ferrarijam 3 lalu 
Jere Jyrälä on Argentina hanya bisa kembali jika ras lain tersingkir terlebih dahulu.jam 18 lalu
Semua F1 Komentar Penggemar