Johansson: Surat GPDA adalah sebuah kesalahan

11 April - F1 veteran Stefan Johanson telah mengecam para pengemudi saat ini atas surat terbuka mereka baru-baru ini.
Meskipun ditandatangani oleh Asosiasi Pembalap Grand Prix (GPDA), baru-baru ini terungkap di Bahrain bahwa surat itu sebenarnya didukung oleh seluruh pembalap aktif F1.
Tapi beberapa, seperti Jacques Villeneuve, telah menyerang balik para pembalap, dengan juara dunia 1997 itu menyuruh mereka untuk "diam".
Bekas McLaren ke Ferrari Pembalap Stefan Johansson setuju bahwa surat GPDA, yang sangat kritis terhadap tata kelola dan arah F1, adalah "ide yang sangat buruk".
"Surat itu hanya menyatakan hal yang sudah jelas dan saya suka cara Bernie menanggapinya. Pada dasarnya, dia setuju dengan mereka tetapi mengoreksi ejaan dan tata bahasa mereka, yang hanya menggarisbawahi rasa hormat dan reaksi yang didapat dari orang-orang yang seharusnya menerima surat itu," tulis pria Swedia itu di blognya.
Namun, para pembalap saat ini telah membela surat tersebut atas dasar bahwa mereka sebenarnya berada dalam posisi yang tepat untuk berkontribusi di masa yang sulit bagi olahraga ini.
“Kami bersedia membantu, karena kami juga penggemar olahraga ini,” Williams pengemudi Valtteri Bottas mengatakan hal itu kepada media Finlandia saat berkunjung ke negara itu minggu lalu.
"Sejauh ini, tidak terjadi apa-apa. Kami tidak memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan yang diambil," imbuhnya.
Namun Johansson, 59, menganggap Ecclestone benar dengan menjawab "Tidak" ketika ditanya apakah pembalap harus diberi kursi di badan seperti itu. F1 Komisi.
"Selama suara pengemudi bukan dari kalangan atas, saya rasa tidak ada seorang pun yang peduli dengan apa yang mereka katakan," katanya.
"Presiden mereka saat ini (alex wurz) bahkan bukan lagi pembalap aktif. Dilihat dari berbagai komentar dari berbagai tim dan badan pengatur, saya pikir mereka telah melakukan pekerjaan yang baik dengan merugikan diri mereka sendiri, itu saja," Johansson menambahkan.
Namun, ada satu mantan pengemudi lainnya, Gerhard Berger, menganggap pengemudi setidaknya memiliki hak untuk mengungkapkan pendapat mereka.
“Saya pikir itu hak mereka untuk membuka mulut,” kata mantan McLaren ke Ferrari kata pengemudi kepada Auto Bild Jerman.
"Pengemudi adalah satu-satunya yang duduk di dalam mobil, tetapi keputusan harus diakhiri dengan Bernie dan Jean Todt.
"Salah satu masalah besar dewasa ini adalah bahwa setiap orang punya hak bersuara sehingga keputusan selalu terjebak di kelompok kerja," tambah Berger.
"Pimpinan Formula Satu memiliki pengetahuan, pengalaman, dan intuisi yang cukup untuk membuat keputusan yang cepat dan tepat."














3 TERAKHIR F1 KOMENTAR PENGGEMAR

Lalat Shroppy on Honda belum memberikan dukungan penuh untuk kembalinya mesin V8 di F1.jam 12 lalu 
Tidak ada seorangpun yang sempurna on Honda belum memberikan dukungan penuh untuk kembalinya mesin V8 di F1.jam 12 lalu 
Lalat Shroppy on Red Bull tetap bungkam mengenai kesepakatan baru Verstappen senilai 80 juta.jam 13 lalu
Semua F1 Komentar Penggemar